English· Español· Deutsch· Nederlands· Français· 日本語· ქართული· 繁體中文· 简体中文· Português· Русский· العربية· हिन्दी· Italiano· 한국어· Polski· Svenska· Türkçe· Українська· Tiếng Việt· Bahasa Indonesia

nu

tamu
1 / ?
kembali ke pelajaran

Selamat Datang

Selamat datang! Hari ini kita akan berpikir tentang alat.

Alat adalah segala sesuatu yang membantu kamu melakukan pekerjaan. Sendok membantu kamu makan. Sapu membantu kamu menyapu. Beberapa alat adalah pembantu di layar: kalkulator menjumlahkan angka, aplikasi peta menemukan jalan, dan alat bantu ejaan memeriksa kata-katamu.

Alat itu luar biasa. Namun, seorang pemikir yang baik tahu rahasia ini: alat bisa salah, dan beberapa pekerjaan sebaiknya tetap kamu lakukan sendiri. Mari kita belajar bagaimana menggunakan alat dengan bijak!

Alat Membantu Kami Melakukan Lebih Banyak

Alat Membuat Kita Lebih Cepat

Gunakan alatnya, lalu periksa jawabannya


Alat membantu kamu melakukan lebih banyak, dan melakukannya lebih cepat:


- Kalkulator menjumlahkan angka besar dalam sekejap.

- Aplikasi peta menunjukkan jalan ke rumah Nenek.

- Pembantu ejaan menggarisbawahi kata yang kamu eja dengan salah.

- Mesin cuci membersihkan pakaianmu saat kamu bermain.


Tanpa pembantu ini, pekerjaan yang sama akan memakan waktu jauh lebih lama. Itulah mengapa alat begitu berguna!

Giliranmu

Giliranmu

Pikirkan tentang pembantu yang pernah kamu gunakan, seperti kalkulator, aplikasi peta, atau mesin di rumah.

Sebutkan satu alat atau pembantu yang pernah kamu gunakan, dan ceritakan bagaimana alat itu membantumu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat atau lebih mudah.

Alat Bisa Salah

Selalu Periksa!

Alat itu cepat, tetapi alat tidak selalu memahami apa yang kamu maksud. Alat bisa memberikan jawaban yang salah.


Berikut adalah beberapa cara sebuah alat bisa salah:


- Kamu menekan 15 + 8 tetapi jarimu terpeleset dan menekan 15 + 80. Kalkulator menunjukkan 95. Itu bukan jawaban yang kamu inginkan!

- Aplikasi peta mungkin mengarahkanmu ke jalan yang ditutup.

- Pembantu ejaan mungkin mengubah "there" menjadi "their" ketika kamu tidak bermaksud demikian.


Jadi, inilah aturannya: setelah alat memberikan jawaban, berhenti dan periksa dengan pemikiranmu sendiri. Tanyakan, "Apakah jawaban ini masuk akal?"

Giliranmu

Giliranmu

Kamu ingin menambahkan 15 + 8. Jawaban yang benar adalah 23. Namun, kalkulatormu menampilkan 95 karena tombol yang salah ditekan.

Kalkulator menampilkan 95 untuk 15 + 8, tetapi jawaban sebenarnya adalah 23. Apa yang harus kamu lakukan, dan mengapa kamu tidak boleh hanya mempercayai angka 95 tersebut?

Beberapa Pekerjaan Menjagamu Tetap Tajam

Lakukan Beberapa Pekerjaan Sendiri

Alat adalah pembantu yang hebat. Tetapi jika sebuah alat melakukan setiap pekerjaan untukmu, otakmu sendiri tidak akan mendapat kesempatan untuk berlatih.


Pikirkannya:


- Jika kalkulator menambahkan setiap angka, kamu tidak akan pernah belajar menjumlahkan dalam kepalamu.

- Jika pembantu ejaan memperbaiki setiap kata, kamu tidak akan pernah belajar mengeja.

- Jika aplikasi peta selalu membimbingmu, kamu tidak akan pernah mengenali lingkunganmu sendiri.


Otakmu seperti otot: ia menjadi lebih kuat saat kamu menggunakannya. Jadi untuk tugas-tugas seperti penjumlahan kecil, mengeja namamu, atau mengikat sepatumu, baik untuk berlatih sendiri. Simpan alat itu untuk tugas-tugas besar dan sulit.

Giliranmu

Giliranmu

Pikirkan tentang belajar menjumlahkan angka-angka kecil, seperti 2 + 3.

Mengapa ide yang baik untuk kadang-kadang menambahkan angka kecil di dalam kepala alih-alih selalu menggunakan kalkulator?

Bantu, Lalu Periksa

Menyatukan Segalanya

Kamu telah mempelajari tiga ide besar tentang penggunaan alat dengan bijak:


- 1. Alat membantu. Alat memungkinkanmu melakukan lebih banyak, lebih cepat.

- 2. Alat bisa salah. Jadi, kamu selalu memeriksa jawaban dengan pemikiranmu sendiri.

- 3. Beberapa pekerjaan kamu lakukan sendiri. Hal ini membuat otakmu tetap tajam dan membantumu belajar.


Berikut adalah aturan baik untuk diingat: Gunakan alat untuk membantu, lalu periksa dengan pemikiranmu sendiri. Alat adalah pembantu. Kamu adalah bosnya.

Giliranmu

Giliranmu

Seorang teman berkata, "Aku tidak pernah memeriksa kalkulator. Apa pun yang tertulis pasti benar!"

Apa yang akan kamu katakan kepada temanmu tentang cara menggunakan kalkulator dengan bijak?