Sambutan
Hari ini kita akan membaca salah satu puisi paling terkenal dalam bahasa Inggris.
Puisi ini disebut Jalan yang Tidak Ditempuh dan ditulis oleh Robert Frost pada tahun 1916.
Hampir semua orang telah mendengar baris terakhir — Saya mengambil jalan yang kurang banyak dilalui, dan itu telah membuat semua perbedaan — tetapi puisi ini lebih rumit daripada yang terdengar.
Pada akhir pelajaran ini, Anda akan memahami apa yang benar-benar dikatakan Frost, dan itu mungkin mengejutkan Anda.
Tentang Robert Frost
Siapa Robert Frost?
Robert Frost (1874–1963) adalah seorang penyair Amerika yang dikenal karena menulis tentang New England pedesaan — pertanian, hutan, dinding batu, dan jalan-jalan pedesaan.
Bahasanya terdengar sederhana dan percakapan, tetapi puisi-puisinya hampir selalu memiliki lapisan makna tersembunyi di bawahnya.
Frost pernah berkata: Puisi dimulai sebagai benjolan di tenggorokan, perasaan yang salah, kerinduan rumah, sakit hati.
Dia memenangkan Hadiah Pulitzer untuk puisi empat kali — lebih dari penyair lainnya manapun.
Jalan yang Tidak Ditempuh
Jalan yang Tidak Ditempuh
Robert Frost, 1916
Two roads diverged in a yellow wood,
And sorry I could not travel both
And be one traveler, long I stood
And looked down one as far as I could
To where it bent in the undergrowth;
Then took the other, as just as fair,
And having perhaps the better claim,
Because it was grassy and wanted wear;
Though as for that the passing there
Had worn them really about the same,
And both that morning equally lay
In leaves no step had trodden black.
Oh, I kept the first for another day!
Yet knowing how way leads on to way,
I doubted whether I should ever come back.
I shall be telling this with a sigh
Somewhere ages and ages hence:
Two roads diverged in a wood, and I—
I took the one less traveled by,
And that has made all the difference.
Kata-Kata Penting
Sebelum kita menggali lebih dalam, pastikan kita memahami beberapa kata penting.
diverged — berpisah, mengambil arah yang berbeda
undergrowth — semak-semak rendah dan tanaman yang tumbuh di bawah pohon-pohon
wanted wear — butuh dijalani lebih banyak (kurang dipakai)
trodden — diinjak, dilewati
hence — dari sekarang (di masa depan)
Bait Pertama: Persimpangan
Bait Pertama
Two roads diverged in a yellow wood, / And sorry I could not travel both / And be one traveler, long I stood / And looked down one as far as I could / To where it bent in the undergrowth;
Di sinilah puisi dimulai — saat keputusan yang tunggal.
Bait Kedua: Pilihan
Bait Kedua
Then took the other, as just as fair, / And having perhaps the better claim, / Because it was grassy and wanted wear; / Though as for that the passing there / Had worn them really about the same,
Perhatikan dengan seksama apa yang Frost katakan tentang dua jalan di sini.
Bait Ketiga: Keraguan
Bait Ketiga
And both that morning equally lay / In leaves no step had trodden black. / Oh, I kept the first for another day! / Yet knowing how way leads on to way, / I doubted whether I should ever come back.
Bait ini mengkonfirmasi sesuatu yang penting dan kemudian mengungkapkan momen pengetahuan diri.
Bait Keempat: Cerita yang Kami Ceritakan
Bait Keempat
I shall be telling this with a sigh / Somewhere ages and ages hence: / Two roads diverged in a wood, and I— / I took the one less traveled by, / And that has made all the difference.
Ini adalah bait yang paling terkenal — dan paling tidak dipahami.
Perhatikan bentuk waktu kata kerja. Pembicara mengatakan I shall be telling — itu adalah kala depan.
Ironisnya
Ironi Pusat
Sebagian besar orang membaca puisi ini sebagai perayaan individualisme — ambil jalan yang kurang banyak dilalui dan itu akan membuat semua perbedaan!
Tetapi Anda sekarang telah melihat bukti yang menceritakan kisah yang berbeda:
1. Jalan itu 'really about the same' (bait 2)
2. Keduanya 'equally' ditutupi daun segar (bait 3)
3. Pembicara berencana mengklaim mereka memilih jalan yang kurang dijalani — di masa depan (bait 4)
Puisi ini bukan tentang membuat pilihan yang berani. Ini tentang bagaimana kita menciptakan cerita untuk membuat pilihan kita yang biasa terasa bermakna.
Desahannya
Apa Tentang Desahannya?
Salah satu kata yang paling diperdebatkan dalam puisi adalah sigh.
I shall be telling this with a sigh
Sebuah desahan dapat berarti banyak hal — nostalgia, penyesalan, kepuasan, kelelahan, atau bahkan pertunjukan.
Struktur Puitis
Bentuk dan Struktur
Frost memilih bentuknya dengan hati-hati:
- Empat bait, lima baris masing-masing (satu kuintain)
- Skema rima: ABAAB — baris tengah menjangkau ke depan ke bait berikutnya, menarik Anda maju
- Meter: longgar iambik tetrameter — empat ketukan per baris, seperti detak jantung atau langkah kaki
Iramanya terdengar seperti berjalan. Skema rima membuat Anda terus maju. Bentuk mencerminkan konten — perjalanan tanpa jalan kembali.
Jalan Anda
Giliran Anda
Puisi Frost adalah tentang bagaimana kita membuat makna dari pilihan kita — bahkan ketika pilihan itu hampir identik.
Kami menceritakan diri sendiri cerita tentang mengapa kami memilih apa yang kami pilih. Dan cerita itu membentuk siapa kami menjadi.
Apa yang Akan Anda Ingat?
Satu Pemikiran Terakhir
Robert Frost menyembunyikan kebenaran di dalam salah satu puisi yang paling dikutip di semua waktu.
Sebagian besar orang tidak pernah melihatnya. Anda melakukannya.