Selamat Datang [BLOCK_TYPE SECTION/STEP]
Ada sesuatu yang istimewa tentang makanan panas yang dimasak di atas api setelah seharian di luar. Bahkan makanan sederhana terasa luar biasa. [BLOCK_TYPE SECTION/STEP]
Namun alam bukanlah dapur Anda. Aturan yang berbeda berlaku. Kebersihan, perencanaan menu, keselamatan api, dan jangan meninggalkan jejak semuanya penting. [BLOCK_TYPE SECTION/STEP]
Lakukan dengan benar dan Anda bisa memasak selama bertahun-tahun tanpa membuat diri sendiri atau orang lain sakit. Lakukan dengan salah dan satu perjalanan bisa merusak area perkemahan atau membuat teman pulang dengan keracunan makanan. [BLOCK_TYPE SECTION/STEP]
Mari kita mulai.
Pemanasan
Mari Mulai!
Semua orang pernah makan di luar ruangan.
Cuci Tangan di Perkemahan
Cuci Tangan di Luar Ruangan
Sebagian besar masalah perut di perkemahan dimulai dari tangan kotor yang menyentuh makanan. Solusinya sederhana tetapi mudah dilewatkan di alam liar.
1. Basahi tangan dengan air bersih (dari wadah, bukan dari sungai)
2. Sabun sampai merata
3. Gosok selama 20 detik (sekitar waktu menyanyikan Happy Birthday dua kali)
4. Bilas dengan lebih banyak air bersih
Kuncinya: bilas dengan air yang SUDAH DIOLAH atau DIREBUS — bukan air sungai mentah. Air sungai bisa membawa kuman yang justru ingin kamu hilangkan.
Hand sanitizer bisa digunakan sebagai cadangan, tetapi tidak pernah sebagai satu-satunya langkah sebelum menangani makanan.
Langkah Terakhir
Kamu akan menangani makanan di perkemahan. Kamu membasahi tangan dan menggosoknya dengan sabun.
Memasak di Luar, Cerdas
Rencanakan Makanan, Siapkan Bahan Terlebih Dahulu
Tiga aturan untuk perencanaan menu di luar ruangan:
- Tahan lama atau bisa didinginkan — oatmeal, telur dalam pendingin, campuran instan, buah kering, keju keras, kacang-kacangan. Hindari apa pun yang membutuhkan pendinginan tanpa cooler.
- Seimbang — setidaknya satu karbohidrat dan satu protein per makan (oat + kacang, telur + tortilla, kacang + nasi).
- Cepat dimasak — kurang dari 20 menit jika memungkinkan. Pendaki lapar + kompor lambat = suasana perkemahan yang buruk.
Bagi porsi bahan di rumah ke dalam kantong zip yang diberi label. Di perkemahan tinggal tuang dan aduk. Lebih sedikit kekacauan, lebih sedikit pembersihan.
Uji resep baru di halaman belakang rumah terlebih dahulu. Perkemahan bukan tempat untuk mengetahui bahwa ide bagusmu tidak berhasil.
Rencanakan Sarapan
Kamu dan seorang teman akan pergi berkemah semalam.
Peralatan yang Menjaga Tangan Tetap Dingin
Peralatan Masak yang Aman
Memasak di atas bara atau api unggun berarti benda panas dan permukaan yang tidak stabil. Beberapa kebiasaan membuat perbedaan antara makan malam dan luka bakar:
- Alat bertangkai panjang — sendok panjang, penjepit, pengangkat. Jauhkan tangan dari api.
- Sarung tangan oven atau penjepit panci — jangan pernah menggunakan tangan kosong untuk memegang peralatan masak panas. Sarung tangan atau kain basah TIDAK cukup; gunakan sarung tangan oven yang sesungguhnya.
- Penempatan panci yang stabil — letakkan panci dengan rata. Panci yang goyah bisa menumpahkan air mendidih ke kulit.
- Angkat menjauh dari tubuh — aturan yang sama seperti pisau. Jika terlepas, ia akan jatuh ke udara terbuka.
Siapkan air dalam jangkauan tangan jika terjadi nyala api dari minyak. Siapkan tutup panci untuk memadamkan api kecil.
Mengapa Tangkai Panjang?
Kamu sedang memilih alat untuk memasak di luar ruangan. Ada spatula bertangkai pendek dan yang bertangkai panjang.
Bawa Masuk, Bawa Keluar
Mengapa Mengubur Makanan Berbahaya
Mengubur sisa makanan sepertinya tidak berbahaya. Tidak benar. Hewan akan menggalinya dalam hitungan jam. Tempat tersebut sekarang berbau seperti makanan, sehingga hewan-hewan berikutnya pun datang. Tak lama kemudian muncul masalah satwa liar di area perkemahan.
Beruang khususnya belajar mengaitkan area perkemahan dengan camilan. Lalu mereka merusak tenda. Kemudian mereka harus dibunuh karena sudah kehilangan rasa takut terhadap manusia.
Aturannya: bawa SEMUA sisa makanan keluar dalam kantong tertutup. Bawa pulang (atau ke tempat sampah jalur) untuk dibuang.
Air limbah (air cucian piring) disaring, lalu ditebar secara luas JAUH dari aliran sungai. Sisa saringan juga dimasukkan ke kantong sampah.
Abu api direndam sepenuhnya dan diaduk hingga dingin. (Ingat rendam, aduk, rasakan dari pelajaran api.)
Tujuannya: seseorang yang berjalan melewati tempat ini besok tidak akan tahu bahwa kamu pernah berada di sini.
Sisa Makanan di Area Perkemahan
Makan malam sudah selesai. Ada sisa makanan yang tertinggal.
Makanan Luar Ruangan Pertamamu
Rencanakan
Cara terbaik untuk menguatkan keterampilan ini adalah dengan benar-benar memasak di luar — di halaman belakang pun sudah cukup.
Pilih sesuatu yang sederhana. Gunakan kompor camping atau panggangan di halaman belakang. Latih kebiasaan keselamatan sebelum kamu berangkat untuk perjalanan sungguhan.